Maaf, Yang Jelek Tidak Akan Masuk Surga!

8 Aug 2011

cadar-hitam

Anda-anda yang merasa jelek atau yang sering menerima kabar buruk bahwa anda adalah orang jelek, maka satu kabar buruk lagi yang akan anda terima dari membaca tulisan ini. Tidak ada orang jelek yang akan masuk surga. Terimakasih!

Salah satu sifat dari Allah SWT adalah indah dan menyukai keindahan. Makna keindahan bisa sangat luas, segala sesuatu yang menyenangkan hati dan membuat mata berlama-lama memandangnya, membuat telinga tak ingin berhenti mendengarnya, itulah keindahan. Jika dipadankan dengan wajah, tentu kecantikan adalah keindahannya.

Dalam sebuah hadits disebutkan“sesungguhnya Allah swt itu indah dan mencintai yang indah, murah hati dan menyukai kemurahatian, menyukai akhlak yang luhur dan membenci akhlak yang rendah.” (H.R. Al-Baihaqi)

Karena itulah Allah SWT hanya akan mengisi surga-Nya dengan yang cantik dan rupawan. Anda-anda yang sudah divonis atau memvonis diri sebagai orang jelek tidak usah khawatir, Allah akan membaguskan kita semua sebelum masuk surga.

Seorang perempuan tua bertanya pada Rasulullah:Ya Utusan Allah, apakah perempuan tua seperti aku layak masuk surga?Rasulullah menjawab :Ya Ummi, sesungguhnya di surga tidak ada perempuan tua. Perempuan itu menangis.Lalu Rasulullah mengutip salah satu firman Allah QS. Al-Waaqiah: 35-37, Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya (HR. Tirmidzi).

Begitupun Rasul menyarankan bagi yang ingin mencari istri, salah satu syaratnya pilihlah yang cantik. Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang beragama, (jika tidak) maka kasihan kamu.

Ramadhan ini, Detik.com bekerja sama dengan beberapa fihak menyelenggarakan pemilihan Muslimah Beauty. Sebuah ajang pemilihan yang sekilas tidak jauh beda dengan kontes-kontes kecantikan biasa. Persyaratannya pun hampir sama dengan kontes-kontes lain, si peserta harus wanita yang good looking, indah, tinggi dan cantik secara fisik. Makanya saya sama sekali tidak bisa ikut, selain karena sudah banyak yang memvonis saya jelek (termasuk saya sendiri) saya juga bukan muslimah.. :-)

Tapi ada yang berbeda dari Muslimah Beauty ini. Ada persyaratan yang “tidak biasa” yang harus dimiliki oleh peserta, salah satunya adalah berjilbab dan mampu membaca al-quran.

Hmm..

Kecantikan dalam pandangan islam tidak hanya melulu dinilai dari unsur fisik, jasmani atau badaniyah. Lihatlah salah satu hadits diatas yang mempersyaratkan kebagusan beragama sebagai syarat dipilihnya wanita. Atau tengoklah bagaimana Beliau SAW bersabda :“Janganlah kalian nikahi dengan wanita karena kecantikan mereka sebab bisa jadi kecantikan menjadikan mereka hina dan janganlah kalian nikah dengan wanita karena hartanya karena bisa jadi harta mereka membuat mereka angkuh. Namun nikahlah kalian dengan mereka atas dasar agama. Sesungguhnya seorang budak yang hitam legam namun beragama itu lebih baik bagimu”.

Mungkin dasar ini juga yang menjdai pertimbangan dalam pemilihan Muslimah Beauty ini. Jilbab dan kemampuan membaca al-quran adalah salah satu cermin ketaatan beragama. Walaupun secara pribadi saya yakin manusia sama sekali tidak memadai untuk menjadi juri yang memberikan penilaian atas taat tidak taatnya seorang muslimah. Tapi saya juga yakin bahwa para juri adalah orang yang benar-benar kompeten, yang dapat melihat penggabungan dari kecantikan, kecerdasan dan ketaatan beragama dari para peserta.

Harapan kita, melalui pemilihan Muslimah Beauty ini akan lahir contoh-contoh ideal wanita islam. Yang bukan saja memiliki kecantikan fisik tapi lebih dari itu memiliki ciri khas seorang muslimah yang taat, yang cerdas, yang mampu berkiprah membangun bangsa dan negara.

Selamat berjuang saudari-saudariku..
Sungguh, Allah mencintai kecantikan kalian.. Tapi Dia jauh lebih mencintai ketaatan kalian..


TAGS ngaBLOGburit


-

Author

Follow Me